Benarkah Puasa Sembuhkan Diabetes? Cek Faktanya!

Benarkah Puasa Sembuhkan Diabetes Cek Faktanya!

Puasa Sembuhkan Diabetes? Penyebab utama terjadinya diabetes yaitu pola makan yang tidak baik. Makan berlebihan atau memilih makanan yang salah sehingga membuat kandungan glukosa yang ada di dalam darah berlebih. Banyak yang bilang bahwa puasa sembuhkan diabetes. Apakah benar demikian? Mari kita cari tahu kebenarannya.

Bagaimana Puasa Sembuhkan Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang kronis dan berlangsung lama. Penyakit ini ditandai dengan kadar glukosa dalam darah yang cukup tinggi. Glukosa akan menumpuk di dalam darah karena tidak bisa diserap oleh sel tubuh dengan baik. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Bila tidak dikontrol dengan baik, diabetes bisa membahayakan nyawa pengidapnya.

Banyak yang mengatakan bahwa puasa sembuhkan diabetes dengan hasil yang efektif. Namun, sebelum kita cari tahu kebenarannya, sebaiknya anda tahu terlebih dahulu seperti apa gejala yang muncul pada penderita diabetes itu.

Gejala yang muncul pada orang yang mengidap diabetes diantaranya sering merasa lapar, haus, sering buang air kecil, dan terjadinya penurunan berat badan tanpa disertai sebab yang jelas.

Massa otot berkurang, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh, sering mengalami infeksi, lemah dan memiliki keton di dalam urine juga termasuk gejalanya. Keton adalah produk sisa dari pemecahan otot dan juga lemak karena tubuh tidak bisa menggunakan gula menjadi sumber energi.

Gejala lain yang juga dapat menjadi tanda diabetes adalah mulut kering, gatal-gatal, adanya bercak hitam pada sekitar leher, mengalami disfungsi ereksi, merasakan sensasi nyeri pada kaki dan rasa terbakar, serta mengalami hipoglikemia reaktif. Ini merupakan hipoglikemia yang terjadi beberapa jam sesudah makan karena produksi insulin yang berlebih.

Benarkah Puasa Dapat Menyembuhkan Diabetes?

Pengidap diabetes kadar gulanya bisa dijaga supaya tetap stabil dan kembali kepada batas normal. Ketika tidak puasa, makanan ditampung dan dicerna di lambung kurang lebih 4 jam. Lalu akan diserap usus selama 4 jam. Jadi prosesnya sekitar 8 jam. Lambung, usus, termasuk pankreas tidak berhenti dalam bekerja. Bila dalam sehari seseorang makan 3 kali, maka organ tersebut hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat.

Berpuasa bisa memberi jeda untuk organ-organ tersebut kurang lebih 4 jam dalam memperbaiki, merenovasi  dan juga meregenerasi sel yang rusak. Ketika berpuasa akan terjadi perubahan asam amino yang terakumulasi dari konsumsi makanan. Pola makan ketika puasa bisa mensuplai asam amino dan lemak yang penting ketika makan sahur dan juga berbuka. Dengan demikian, akan terbentuk tunas lemak, protein, fosfat, kolesterol dan lain sebagainya untuk bisa membangun sel baru.

Regenerasi tersebut efektif ketika seseorang berpuasa. Saat tidak berpuasa, energi terfokus pada proses pencernaan. Sementara ketika berpuasa, energi fokus pada regenerasi sel baru dengan total, termasuk sel pankreas. Maka dari itu, banyak yang menilai puasa sembuhkan diabetes secara efektif.

Benarkah Puasa Sembuhkan Diabetes? Cek Faktanya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *